
Kesehatan dan keselamatan bayi baru lahir serta ibu adalah prioritas ekstra bagi kami. Di area perinatologi (Ruang PERINA), standar kebersihan dan pencegahan infeksi diterapkan secara ketat demi memberikan lingkungan medis yang steril, aman, dan penuh kasih bagi tumbuh kembang si kecil.
Sebagai bagian dari transparansi layanan, RSUD Lagita membagikan panduan resmi penanganan serta tata cara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Ruang PERINA sesuai rekomendasi Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI):
Prosedur Memasang APD (Donning)
- Cuci Tangan: Bersihkan tangan secara menyeluruh dengan sabun & air mengalir atau handrub.
- Pakai Baju APD/Gown: Gunakan baju APD hingga menutup lengan dan bagian depan tubuh dengan rapi.
- Pakai Masker: Gunakan masker medis atau N95, pastikan menutup hidung dan mulut secara sempurna.
- Pakai Pelindung Mata / Face Shield: Melindungi area mata dari potensi percikan medis.
- Pakai Penutup Kepala (Hair Cap): Pastikan seluruh rambut tertutup dengan sempurna.
- Pakai Sarung Tangan: Gunakan sarung tangan sekali pakai hingga menutupi pergelangan tangan.
- Pemeriksaan Kelengkapan: Pastikan APD terpasang dengan benar dan nyaman sebelum melangkah ke area perawatan bayi.
- Penggunaan Sesuai Indikasi: Gunakan APD sesuai jenis prosedur (persalinan, tindakan invasif, dll.) dan tingkat risiko di Ruang PERINA.
Prosedur Melepaskan APD (Doffing)
- Lepas Sarung Tangan: Lepas sarung tangan dari bagian luar ke dalam, lalu buang ke tempat limbah infeksius.
- Lepas Pelindung Mata / Face Shield: Lepas dari bagian belakang tanpa menyentuh area depan.
- Lepas Baju APD/Gown: Buka dari belakang, gulung bagian dalam ke luar, dan segera buang ke limbah infeksius.
- Lepas Penutup Kepala: Buka dari arah belakang ke depan.
- Lepas Masker: Lepas dari tali belakang telinga/kepala tanpa menyentuh bagian depan masker.
- Cuci Tangan Tahap Akhir: Lakukan penyucian tangan dengan sabun & air mengalir atau handrub setelah semua APD dilepas.
Catatan Khusus Ruang Perina
- Lindungi Ibu & Bayi: Disiplin APD mencegah infeksi silang antara pasien, bayi, dan tenaga medis.
- Kebersihan Tangan Utama: Selalu utamakan kebersihan tangan sebelum dan sesudah kontak langsung dengan ibu maupun bayi.
- Pengelolaan Sterilitas: Seluruh APD sekali pakai dibuang pada tempat limbah infeksius yang disediakan demi kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Lindungi Diri, Lindungi Pasien, Lindungi Sesama.
(Dokumen Kontrol PPI: 02/PPI/RSUDLAGITA/X/2025)